Kementrans Dorong Investor China Kembangkan Kawasan Transmigrasi Berbasis Pangan dan Perikanan

JAKARTA – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan Maluku Utara mengadakan pertemuan dengan Pemerintah China untuk membahas pengembangan kawasan transmigrasi yang berbasis konektivitas, inklusivitas, dan keberlanjutan. Pertemuan ini menghasilkan sejumlah inisiatif investasi di sektor pangan, kelapa, perikanan, dan pendidikan vokasi.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja ke Tiongkok beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan sebelumnya, dibahas investasi dan kolaborasi di sektor pangan, perkebunan, perikanan, serta pendidikan vokasi. “Ada beberapa hal yang kami bahas. Pertama, kami akan menindaklanjuti kerja sama pertanian, khususnya padi. Bulan November nanti, investor dari Tiongkok akan kami ajak ke (Kawasan Transmigrasi) Papua Selatan untuk mengembangkan kawasan sentra pangan,” kata Iftitah dalam keterangannya, Sabtu (25/10/2025).

Selain sektor pertanian, Iftitah juga menyoroti pengembangan kawasan transmigrasi yang juga menyoroti komoditas kelapa di Maluku Utara. “Akhir tahun ini juga akan datang investor ke Halmahera Utara untuk (melihat komoditas) sektor kelapa,” tambahnya.

Pertemuan ini juga membahas potensi pengembangan sektor perikanan dan pendidikan vokasi di kawasan transmigrasi. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ketahanan pangan di daerah-daerah transmigrasi.

Kerja sama ini juga mencakup pengembangan infrastruktur yang mendukung konektivitas antar kawasan transmigrasi, sehingga memudahkan distribusi hasil pertanian dan perkebunan ke pasar domestik maupun internasional.

Kementrans berharap bahwa dengan adanya investasi dari China, kawasan transmigrasi dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren untuk Perkuat Pendidikan Islam

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di bawah Kementerian Agama (Kemenag). Keputusan ini diumumkan pada peringatan Hari Santri 2025 dan dianggap sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran pesantren di Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pembentukan Ditjen Pesantren merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan perhatian lebih kepada pesantren sebagai lembaga pendidikan yang memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa. Ia berharap, dengan adanya Ditjen Pesantren, pengelolaan dan pengembangan pesantren dapat dilakukan secara lebih efektif dan terkoordinasi.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa Ditjen Pesantren akan bertanggung jawab dalam konsolidasi data pesantren secara nasional, memastikan bahwa setiap pesantren terdata dengan baik dan mendapatkan akses yang setara terhadap bantuan pemerintah. Ia juga menambahkan bahwa Ditjen ini akan memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Pembentukan Ditjen Pesantren juga diharapkan dapat memperkuat kerukunan umat beragama dan mempercepat proses sertifikasi pesantren, sehingga program pembinaan dapat lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Keputusan ini disambut positif oleh berbagai kalangan, termasuk para pengasuh pesantren dan tokoh agama, yang berharap langkah ini dapat membawa perubahan positif bagi dunia pesantren di Indonesia.

Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN di KTT Kuala Lumpur

Kuala Lumpur – Timor Leste resmi menjadi anggota ke-11 ASEAN pada KTT ke-47 yang dimulai hari ini, Minggu (26/10/2025), di Kuala Lumpur Convention Centre. Keputusan ini menandai pencapaian signifikan dalam proses integrasi Timor Leste ke dalam komunitas regional Asia Tenggara.

Dalam upacara pembukaan, dilakukan penandatanganan Deklarasi Penerimaan Timor Leste sebagai anggota ASEAN, disaksikan oleh para pemimpin negara anggota dan mitra dialog. Selain itu, Timor Leste juga menyerahkan Instrumen Akses ke Piagam ASEAN dan Piagam Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara, sebagai komitmen untuk mematuhi prinsip-prinsip dasar ASEAN.

Proses aksesi Timor Leste dimulai sejak negara tersebut mengajukan permohonan pada 2011. Setelah melalui serangkaian evaluasi dan persiapan, termasuk penyesuaian dengan berbagai perjanjian dan konvensi ASEAN, negara ini akhirnya memenuhi kriteria untuk menjadi anggota penuh. ASEAN sebelumnya telah menyatakan komitmennya untuk mendukung integrasi Timor Leste, dengan menekankan pentingnya inklusivitas dan keberlanjutan komunitas regional.

Keanggotaan Timor Leste di ASEAN diharapkan dapat memperkuat stabilitas politik, ekonomi, dan sosial di kawasan, serta meningkatkan peran negara ini dalam kerjasama regional. Dengan bergabungnya Timor Leste, ASEAN kini memiliki 11 negara anggota, mencerminkan komitmen terhadap integrasi dan solidaritas regional yang lebih kuat.

KTT ke-47 ini juga dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang akan membahas berbagai isu strategis, seperti perdagangan, keamanan, dan perubahan iklim. Selain itu, pertemuan ini menjadi momentum penting bagi ASEAN untuk memperkuat kerjasama dengan mitra-mitra dialog dan organisasi internasional.

Lima Ruas Jalan Utama di Jakarta Ditutup Pagi Ini, Dishub Siapkan Rute Alternatif

Pagi ini di ibukota terjadi penutupan sementara pada lima ruas jalan utama sebagai bagian dari penataan arus lalu lintas besar-besaran. Pengguna jalan di wilayah pusat kota diimbau untuk memperhitungkan waktu ekstra dan mempertimbangkan jalur alternatif.

Penutupan dimulai sejak pagi hari dan mencakup ruas-ruas strategis seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan M.H. Thamrin (termasuk Bundaran HI) dan Jalan Sisingamangaraja. Informasi resmi menyebutkan bahwa penutupan dilakukan mulai dini hari, dengan waktu puncak pengaturan arus antara pukul 03.30 hingga 08.30 WIB.

Pihak berwenang menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan guna menjamin kelancaran suatu acara besar serta memastikan keamanan bagi seluruh pengguna jalan. Dalam keterangan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, rekayasa lalu lintas mencakup penutupan garis lurus ruas-jalan tersebut dan pengalihan arus ke jalur alternatif yang telah dipetakan.

Sebagai antisipasi, beberapa jalur alternatif telah disosialisasikan kepada publik. Misalnya, pengguna dari arah selatan menuju pusat kota diarahkan melalui area-area seperti Jalan Asia Afrika hingga Gerbang Pemuda, serta rute-rute samping yang menghindari jalan utama yang ditutup.

Pejabat Dishub mengimbau agar pengendara menghindari zona penutupan apabila tidak memiliki keperluan mendesak, menggunakan angkutan umum apabila memungkinkan, dan selalu memantau update lalu lintas melalui kanal resmi agar tidak terjebak kemacetan mendadak.

Demikian situasi pagi ini terkait rekayasa lalu lintas di pusat kota. Pengguna jalan diharapkan bersabar dan menyesuaikan rute perjalanan mereka.

Purbaya dan Pramono Bersatu Berantas Pakaian Bekas Impor, Dukung Kebangkitan Tekstil Lokal

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah memberikan sinyal keras untuk menghentikan arus impor pakaian bekas (bekas pakai) yang selama ini marak di pasar-tradisional. Langkah ini dipicu oleh kekhawatiran bahwa praktik tersebut tidak hanya merugikan industri dalam negeri, tetapi juga menyisakan persoalan kesehatan dan lingkungan.

Purbaya Yudhi Sadewa selaku Menteri Keuangan menyatakan bahwa pihaknya akan segera menerapkan mekanisme hukuman lebih tegas terhadap importir pakaian bekas ilegal (dalam bentuk bal atau balpres). Langkah-ini meliputi denda finansial, blacklist importir, serta penindakan yang tidak hanya pada barang tapi juga pelaku.

Sementara itu, Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Ia mengajak dinas perdagangan dan UMKM di wilayah DKI Jakarta untuk melakukan pembinaan dan pelatihan kepada para pedagang pakaian, khususnya mereka yang selama ini bergerak di pasar pakaian bekas impor. Tujuannya agar dapat beralih ke produk lokal yang legal dan mendukung industri dalam negeri.

Menurut Purbaya, selama ini penegakan terhadap impor pakaian bekas ilegal cenderung hanya memusnahkan barang dan memberi hukuman penjara, namun negara tidak memperoleh manfaat dari sisi penerimaan dan justru menanggung biaya besar. Ia menilai sistem tersebut perlu diubah agar impor ilegal ini bisa diputus akar-nya.

Kebijakan ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali sektor industri tekstil nasional yang dinilai terkikis oleh masuknya barang bekas impor dengan harga murah. Purbaya menegaskan bahwa fokus bukan sekadar menutup pasar pakaian bekas impor, tetapi membuka ruang untuk produk “Made in Indonesia” dan UMKM legal.

Di DKI Jakarta, Pramono mengungkap bahwa pedagang pakaian bekas impor sering hanya bertindak sebagai ‘reseller’ barang impor, dan ia menolak kondisi ini. Pemerintah provinsi siap mendampingi apabila dilakukan operasi pembersihan terhadap perdagangan pakaian bekas ilegal di pasar seperti Pasar Senen maupun Pasar Tanah Abang.

Meski begitu, tantangan tetap ada. Beberapa pengamat mencatat bahwa selain penindakan, perlu ada sistem pengawasan yang lebih sistematis dan kerjasama antar-lembaga untuk menutup celah impor ilegal, sekaligus memastikan pedagang lokal dan pelaku UMKM mendapat kesempatan berkembang.

BGN Tegaskan Bahan Masak Program MBG Tak Boleh Disimpan, Harus Habis di Hari yang Sama

Pemerintah melalui BGN kini memberi perhatian serius terhadap praktik penyimpanan dan pengolahan bahan baku pada program MBG, setelah beberapa temuan mengindikasikan bila bahan-masakan tersebut tidak habis dipakai pada hari yang sama dan disimpan terlalu lama, maka berpotensi mengancam keamanan pangan anak sekolah.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik & Investigasi, Nanik S. Deyang, menyebutkan bahwa beberapa dapur mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditemukan membeli bahan baku (misalnya ayam) pada hari Sabtu tetapi baru dimasak beberapa hari kemudian, seperti Rabu. Kondisi ini menurutnya “di luar nalar” dan menegaskan bahwa stok bahan seharusnya digunakan lebih cepat agar risiko kualitas menurun dapat ditekan.
Lebih lanjut, BGN juga mengingatkan bahwa penyimpanan dalam freezer atau lemari pendingin bukan jaminan mutlak aman jika prosedur penanganannya tidak benar — misalnya bila tumpukan bahan terlalu besar sehingga bagian dalam tidak mendingin optimal atau distribusi ke sekolah memakan waktu terlalu lama.

Sebagai langkah perbaikan, BGN memperketat sejumlah standar operasional, antara lain:

  • Bahan baku yang mudah rusak sebaiknya dibeli dalam waktu dekat dengan waktu penggunaan.
  • Waktu memasak dan waktu penyajian harus berdekatan agar makanan tetap dalam kondisi optimal.
  • Distribusi ke sekolah dilaksanakan sedemikian rupa sehingga makanan tidak terlama dalam perjalanan atau penyimpanan sebelum dikonsumsi.

BGN berharap dengan langkah-langkah pembenahan tersebut, kasus keracunan yang muncul di beberapa wilayah akibat program MBG dapat diminimalkan. Program yang sejatinya ditujukan untuk mendukung gizi anak-anak sekolah ini dibayang-bayangi sejumlah masalah teknis pelaksanaan yang harus diperbaiki bersama.

Erick Thohir Tegas: Hentikan Bully terhadap Pemain Timnas, Mereka Bukan Robot

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengeluarkan peringatan tegas kepada publik dan media terkait tren perundungan (bullying) yang menimpa pemain-pemain tim nasional Indonesia, khususnya generasi muda. Dengan nada serius, ia menekankan bahwa kritik masih boleh dan bahkan diperlukan, tetapi ketika kritik berubah menjadi serangan personal atau pelecehan, maka hal itu sudah melanggar batas dan justru merugikan masa depan sepak bola nasional.

Dalam pernyataannya yang disampaikan di Jakarta, Thohir menyoroti bagaimana para pemain muda — beberapa di antaranya baru berusia belasan tahun — kerap menjadi sasaran hujatan atau ejekan rupa-rupa di media sosial dan pemberitaan, akibat kesalahan di lapangan. “Pemain sehebat apapun pasti di satu titik ada kondisi dia maksimal dan kadang tidak maksimal, dia manusia bukan robot,” ujarnya.

Lebih jauh, Erick mengajak semua pihak—including suporter, netizen, klub, dan media—untuk “naik kelas” bersama pembangunan sepak bola nasional. Ia menegaskan bahwa generasi muda seperti para skuad U-17, U-20, dan U-23 adalah aset bangsa yang harus dilindungi, bukan dihakimi secara berlebihan. “Kalau terus diserang dan di-bully, bagaimana mereka bisa berkembang?” tambahnya.

Pernyataan ini muncul di tengah tekanan publik yang cukup tinggi terhadap performa tim nasional. Namun Thohir menegaskan bahwa tekanan tidak boleh berubah menjadi elemen destruktif yang mematahkan motivasi atau karier pemain-muda. Dalam konteks ini, dia juga menyoroti peran media sebagai benteng moral: media memiliki tanggung jawab untuk memberikan kritik yang konstruktif, bukan sekadar mengekspos atau memperburuk kondisi mental atlet.

Dengan demikian, pesan utama Erick Thohir ialah: dukungan dan kritik harus berjalan berdampingan, tetapi perundungan harus dihentikan agar iklim sepak bola Indonesia bisa tumbuh sehat dan berkelanjutan.

Pemerintah Siapkan Rp20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Iuran Peserta Dijamin Tak Naik hingga 2026

Pemerintah melalui BPJS Kesehatan dan Kementerian Keuangan RI menyatakan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 20 triliun untuk mendukung program jaminan kesehatan nasional pada tahun 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dana ini bukan sekadar untuk melunasi tunggakan semata, melainkan sebagai upaya memperkuat keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional — sembari mendorong perbaikan tata kelola dan efisiensi dalam BPJS Kesehatan.

Ia menyoroti beberapa praktik dan regulasi yang dinilai kurang relevan saat ini — misalnya kewajiban rumah sakit memiliki 10 % ventilator yang pada masa pasca-pandemi dianggap sudah tidak sepadan dengan kondisi saat ini — serta menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi yang lebih optimal untuk mendeteksi klaim yang tidak wajar.

Di sisi lain, tambahan anggaran ini diharapkan menjadi bantalan agar iuran peserta BPJS Kesehatan tidak perlu dinaikkan dalam waktu dekat. Menteri Purbaya menyatakan bahwa hingga pertengahan 2026, beban iuran bagi peserta dipertahankan.

Namun demikian, pemerintah juga memberi catatan tegas: dukungan fiskal yang besar hendaknya diiringi dengan reformasi. BPJS Kesehatan diminta untuk meningkatkan efisiensi, mengelola program dengan lebih tepat sasaran, dan memanfaatkan sistem teknologi yang ada — termasuk integrasi seluruh sistem IT di seluruh Indonesia dan penggunaan AI agar klaim-klaim yang tidak semestinya bisa dipangkas.

Lebih jauh, langkah ini dimaknai sebagai bagian dari arah kebijakan jaring pengaman sosial yang lebih luas, di mana negara mengambil tanggung jawab lebih besar agar masyarakat — terutama mereka yang rentan — tidak terbebani oleh kenaikan premi atau iuran jaminan kesehatan.

Meski demikian, sejumlah pengamat mencatat bahwa tantangan ke depan bukan hanya soal dana, melainkan keberlanjutan sistem — bagaimana BPJS Kesehatan mampu menyesuaikan regulasi, meningkatkan layanan, dan menjaga agar manfaat bagi peserta tetap maksimal tanpa menimbulkan tekanan fiskal yang berlebihan.

Kegagalan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Alex Pastoor dan Staf Kepelatihan Tinggalkan Timnas

Jakarta – Kegagalan Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi sorotan tajam, dengan pelatih Patrick Kluivert dan staf kepelatihan, termasuk Alex Pastoor, dinilai tidak mampu memenuhi ekspektasi. Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi pada 9 Oktober 2025 menambah panjang catatan buruk skuad Garuda, yang hanya meraih tiga kemenangan dari delapan laga di bawah arahan Kluivert.

PSSI akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Kluivert dan tim kepelatihannya, termasuk Pastoor dan Denny Landzaat. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepak bola nasional.

Alex Pastoor, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih, kini menghadapi tantangan besar dalam mencari peluang karier baru. Keputusan PSSI ini mencerminkan kebutuhan akan perubahan signifikan dalam struktur kepelatihan untuk mencapai prestasi yang lebih baik di masa depan.

Pramono Anung Dorong Penghijauan di Kawasan Padat Penduduk Jakarta

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendorong percepatan penghijauan di kawasan padat penduduk untuk meningkatkan kualitas udara dan kenyamanan warga. Dalam kunjungan kerja ke Jakarta Pusat, Pramono menekankan pentingnya penataan ruang hijau sebagai bagian dari strategi mitigasi perubahan iklim dan penurunan emisi karbon.

“Penghijauan di kawasan padat penduduk bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal kesehatan dan kualitas hidup. Kita harus memastikan setiap warga Jakarta dapat menikmati ruang terbuka hijau yang memadai,” ujar Pramono.

Sebagai langkah konkret, Pemprov DKI Jakarta berencana menambah jumlah taman kota dan ruang terbuka hijau di wilayah-wilayah yang selama ini minim fasilitas tersebut. Selain itu, program penghijauan juga akan melibatkan masyarakat melalui kegiatan penanaman pohon dan pemeliharaan lingkungan sekitar.

Pramono berharap, dengan adanya ruang hijau yang cukup, kualitas udara di Jakarta dapat membaik, dan warga dapat menikmati lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.