Mendagri Tekankan Evaluasi Kinerja dan Sinkronisasi Program Pusat-Daerah

Jakarta, 28 Oktober 2025 – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya evaluasi kinerja dan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini disampaikan dalam pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dengan Pemerintah Daerah 2025 di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (27/10).

Tito menyoroti peran strategis Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam menjaga ritme pemerintahan daerah. Ia menyebut Sekda sebagai “jantung birokrasi” yang menentukan jalannya roda pemerintahan di daerah. “ASN tertinggi saya sampaikan tadi, the highest civil servant, di pemerintahan itu ya para Sekda,” ujar Tito.

Salah satu fokus evaluasi adalah realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Tito mengingatkan bahwa meskipun beberapa daerah memiliki pendapatan tinggi, namun belum mampu membelanjakan anggaran secara optimal. Ia menekankan pentingnya perencanaan dan pelaksanaan anggaran yang efisien dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi program prioritas pembangunan nasional dan daerah. Rakor ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.