BGN Gelar Pelatihan Nasional untuk Tingkatkan Kompetensi Penjamah Makanan Program MBG

Dalam upaya memperkuat mutu layanan pangan bagi anak-anak sekolah, Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan pelatihan intensif bagi para penjamah makanan yang bertugas di unit-unit dakapan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini berlangsung di berbagai kabupaten/kota dan melibatkan puluhan ribu peserta.

Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN, Nurjaeni, menegaskan bahwa pelatihan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memastikan setiap tahap penyediaan makanan — mulai pemilihan bahan baku, pengolahan hingga distribusi — dilaksanakan dengan standar keamanan pangan yang tinggi.

Salah satu pelatihan diselenggarakan secara serentak di 34 kabupaten/kota dengan target peserta sekitar 30.000 penjamah makanan. Materi yang diberikan mencakup teknik higienitas, sanitasi dapur, identifikasi risiko kontaminasi pangan, penggunaan peralatan yang tepat, hingga dokumentasi dan pengawasan distribusi makanan.

Nurjaeni menambahkan bahwa penjamah makanan memiliki peran ganda: secara teknis sebagai pengolah pangan di dapur sekolah, dan secara sosial sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas gizi generasi penerus bangsa. “Dari dapur SPPG inilah kita menyiapkan generasi cerdas, sehat dan berdaya saing,” ujarnya.

Lebih jauh, BGN menetapkan sejumlah langkah strategis peningkatan mutu layanan, antara lain: memasukkan tenaga ahli gizi dalam tiap unit pelayanan, menerapkan sertifikasi higienitas dan halal, penggunaan air bersih berstandar kesehatan, dan pemasangan sistem pengawasan seperti CCTV di dapur-pelayanan.

Ke depan, diharapkan pelatihan ini akan menjadi pondasi bagi sistem pemenuhan gizi yang lebih profesional, akuntabel, dan aman bagi seluruh penerima manfaat MBG — terutama anak-anak usia sekolah — sehingga target ketahanan gizi nasional dapat dicapai secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Projo Apresiasi Progres Program MBG dan Sekolah Rakyat

🗓️ Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Projo Soroti Progres MBG dan Sekolah Rakyat

Pada 20 Oktober 2025, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap berusia satu tahun. Menyambut momen tersebut, relawan Projo menilai sejumlah program unggulan pemerintah telah menunjukkan progres signifikan.

🍽️ Makan Bergizi Gratis (MBG): Perbaikan dan Penyempurnaan

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyampaikan bahwa program MBG terus berjalan dengan perbaikan signifikan. Pemerintah telah melakukan perbaikan tata kelola serta penyesuaian sasaran agar bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang sangat membutuhkan .

🎓 Sekolah Rakyat: Akses Pendidikan untuk Semua

Program Sekolah Rakyat juga dinilai berguna untuk memutus mata rantai kemiskinan dengan memberikan akses pendidikan kepada masyarakat. Projo menekankan pentingnya program ini dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di seluruh Indonesia .

💪 Komitmen Pemerintah dalam Menghadapi Tantangan

Budi Arie menegaskan bahwa meskipun dihadapkan pada tantangan geopolitik global, pemerintahan Prabowo-Gibran tetap berkomitmen untuk berjuang demi kepentingan rakyat. Projo berharap program-program ini terus berlanjut dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat .