Polantas Menyapa, Wujud Baru Kehadiran Polisi Lalu Lintas yang Lebih Humanis

Jakarta, 28 Oktober 2025 – Program layanan publik Polantas Menyapa, yang digagas oleh jajaran Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri), terus bergeliat di berbagai daerah. Gagasan ini dirancang agar petugas lalu lintas hadir tidak hanya sebagai pengatur arus, namun juga sebagai sahabat masyarakat—memberi rasa aman, nyaman, dan kemudahan dalam akses layanan publik.

Menurut Irjen Agus Suryonugroho selaku Kakorlantas Polri, “Polantas Menyapa bukan sekadar interaksi, tapi hadir untuk memberikan manfaat nyata kepada pengguna jalan.”

Beberapa inisiatif konkret yang telah berjalan:

  • Di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Ditlantas Polda setempat membagikan paket sembako — sayur-mayur, telur dan bahan pangan lainnya — kepada tukang parkir, driver ojek online dan warga di jalan.
  • Di Klaten, petugas Satlantas bersama Pasis Akademi Kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi rawan serta mendampingi warga menyeberang jalan, dalam rangka meningkatkan pelayanan humanis.
  • Di Grobogan dan Purbalingga, program ini diterapkan di loket pelayanan BPKB, dengan petugas yang secara aktif menyapa dan membimbing masyarakat dalam proses administrasi kendaraan.
  • Di Badung (Bali), Satlantas setempat menggandeng pecalang untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas serta memperkuat sinergi dengan masyarakat adat.

Melalui langkah-langkah tersebut, polisi lalu lintas ingin menegaskan bahwa peran mereka bukan hanya di belakang palang atau lampu lalu lintas, tapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat, mengedukasi, membantu dan menciptakan suasana layanan yang bersahabat.

Dengan momentum ini, Korlantas Polri berharap bahwa kehadiran petugas semakin dirasakan sebagai bagian dari solusi—bukan sekadar pengawas. Efeknya diharapkan bukan hanya pada tertib berlalu lintas, tetapi juga meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi.