Dirut KAI Temui Presiden Prabowo, Bahas Rencana Penambahan Gerbong Kereta

Jakarta — Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menemui langsung Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan hari ini untuk membahas rencana strategis penambahan gerbong kereta api. Pertemuan ini menandai sinyal bahwa penguatan moda kereta api menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Dalam pembicaraan yang berlangsung tertutup, topik utama adalah bagaimana KAI dapat mempercepat proses pengadaan gerbong baru, meningkatkan kapasitas angkut, serta memperkuat layanan kereta jarak jauh dan komuter. Langkah ini disebut perlu mengingat lonjakan permintaan penumpang dan tantangan operasional di berbagai wilayah di Indonesia.

Pihak KAI menyampaikan bahwa saat ini armada gerbong yang tersedia mulai mendekati batas optimal operasional, sehingga perlu penambahan untuk menjaga kelancaran pelayanan dan kenyamanan penumpang. Pemerintah melalui Presiden Prabowo memberikan arahan agar proses pengadaan tidak hanya cepat, tetapi juga mengedepankan aspek industri dalam negeri dan efisiensi anggaran.

Selanjutnya, KAI akan diminta menyusun roadmap pengadaan gerbong—termasuk jumlah yang dibutuhkan, anggaran, timeline, serta sumber produksi (lokal vs impor). Pemerintah juga akan memantau agar pengadaan tersebut selaras dengan regulasi transportasi dan pembangunan infrastruktur perkeretaapian nasional.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap transportasi kereta api dapat lebih siap menghadapi beban di masa depan, khususnya di koridor padat seperti Jawa, Sumatra, dan jalur wisata. Jika berhasil, penambahan gerbong akan turut mendukung mobilitas rakyat dan mengurangi tekanan terhadap moda darat yang selama ini sangat padat.