Demokrat Siap Tindaklanjuti Putusan MK, Pastikan Perempuan Masuk Pimpinan AKD DPR

Dalam menanggapi putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan setiap alat kelengkapan di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR), Partai Demokrat menyatakan kesiapan untuk menempatkan wanita dalam posisi pimpinan AKD. Sekretaris Jenderal partai tersebut, Herman Khaeron, saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, menyebut bahwa keputusan MK bersifat “final dan mengikat” dan harus diimplementasikan sesuai mekanisme fraksi. “Segera keputusan kita juga sudah menyamakan posisi dan jabatan itu, kesempatannya sama baik untuk laki-laki maupun perempuan. Kita hargai itu,” ujarnya.

Herman Khaeron menambahkan bahwa dalam daftar pencalegan internal Demokrat, setiap tiga nama sudah termasuk satu perempuan — sebuah mekanisme internal yang dianggapnya sebagai bentuk kesempatan setara. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa penempatan konkret perempuan ke posisi pimpinan AKD sangat tergantung pada dinamika fraksi dalam DPR dan siapa figur yang diusulkan untuk pimpinan AKD.

Putusan MK sendiri berasal dari perkara nomor 169/PUU-XXII/2024 di mana MK menyatakan bahwa seluruh AKD DPR, mulai dari Komisi, Badan Legislasi, Badan Anggaran, hingga Badan Urusan Rumah Tangga, wajib memiliki keterwakilan perempuan termasuk di pimpinan.

Langkah Demokrat ini dipandang sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat kesetaraan gender dalam struktur parlemen. Namun, tantangannya kini bergeser ke bagaimana fraksi-fraksi di DPR menetapkan figur perempuan yang cukup representatif dan diterima secara politik untuk posisi-posisi pimpinan AKD.

Agung Nugroho Tegaskan Dukungan Demokrat Riau untuk Program Pemerintah

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Riau sekaligus Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan komitmen partainya untuk mendukung program-program pemerintah yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang digelar di Hotel Pangeran, Agung menyampaikan bahwa seluruh kader Demokrat Riau siap mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto, sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Agung menambahkan bahwa Rapimda tersebut juga membahas berbagai agenda partai, termasuk strategi untuk merealisasikan visi dan misi partai di tingkat daerah. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas soliditas dan semangat seluruh kader dalam menjalankan hasil Rapimda, serta laporan positif dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang menunjukkan adanya ratusan kader baru yang bergabung.

Sebagai bukti konkret dukungan terhadap program pemerintah, Agung menyoroti beberapa inisiatif yang telah diimplementasikan di Pekanbaru, seperti program Sekolah Rakyat yang dimulai pada tahun ajaran 2025/2026, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menargetkan 100 dapur beroperasi pada tahun ini. Ia berharap program-program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan menjadi contoh nyata dari dukungan Partai Demokrat terhadap kebijakan pemerintah.

Anti-Hoax Partai Demokrat Pecahkan Rekor MURI Di Lombok

Mataram,GeoSiar.com – Partai Demokrat berhasil memecahkan rekor MURI untuk kategori peserta terbanyak dalam penandatangan anti-hoax di Kota Mataram, NTB, pada banner bertuliskan “Stop Hoax dan Fitnah Mari Kita Dukung Pers Yang Merdeka, Adil, dan Bertanggung Jawab”. Puluhan ribuan warga NTB, terutama yang berada di Kota Mataram di arena Car Free Day di sepanjang Jalan Udayana untuk mengikuti jalan sehat yang digelar sebagai salah satu rangkaian acara rapat kerja nasional (Rakernas) Partai Demokrat.

Kepadatan di sejumlah ruas jalan, mulai dari Lapangan Sangkareang, Islamic Center, hingga Jalan Udayana sudah terlihat sejak pagi hari.

“Ini ada 9.705 peserta yang menandatangani anti-hoax, menumbangkan rekor yang sebelumnya dipegang Samarinda dengan 3.000 peserta,” ujar perwakilan MURI menyampaikan pemecahan rekor tersebut di Monumen Bumi Gora, Mataram, NTB.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, pemecahan rekor MURI yang diinisiasi Partai Demokrat dipersembahkan untuk kebebasan pers yang merdeka, adil, dan bertanggung jawab. “Ini rekor MURI untuk masyarakat NTB dan Tuan Guru kesayangan kita, sampai jumpa dalam rekor-rekor lain di NTB,” kata Hinca.

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono dan Sekjen Hinca IP Pandjaitan, AHY serta pengurus DPP-PD, Ketua dan Sekretaris DPD dan DPC seluruh Indonesia, Anggota Fraksi DPR-RI, DPRD Provinsi, Pengurus DPD PD Sumut diantaranya Ketua DPD PD Sumut JR Saragih, Wakil Bendahara PD Demokrat Sumut Drs Hendrik H Sitompul MM, serta pengurus lainnya, DPRD Kabupaten/Kota dari Fraksi Partai Demokrat seluruh Indonesia.

Spanduk Raksasa

Satu acara fenomenalnya, bertepatan dengan car free day di Kota Mataram, Demokrat dan AHY membentangkan spanduk raksasa bertema “Demokrat Menolak Hoax dan Fitnah”.
Acara ini adalah gagasan Ketua Umum Partai Demokrat Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono. Eksekusinya langsung dipimpin Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Dr Hinca IP Pandjaitan XIII.

Mengingat pentingnya rangkaian acara Rakernas Demokrat (termasuk membentangkan spanduk raksasa melawan hoax dan fitnah), Hinca Pandjaitan telah turun di NTB sejak seminggu lalu. Ia memimpin dan mengarahkan secara langsung ribuan kader utama Demokrat yang datang dari seluruh Indonesia.

Bagi Hinca Pandjaitan, bentangan spanduk raksasa tersebut adalah cara Partai Demokrat dan AHY mengajak masyarakat se- Mataram dan NTB untuk melawan hoax dan fitnah dengan cara membubuhkan tandatangan. Ini adalah perlawanan dahsyat terhadap hoax-fitnah karena ribuan penandatanganan bermuara pada pecahnya rekor di Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Deputy Manajer MURI, yang ditemani Yuli Astuti, Representatif MURI, Ariyani Siregar menjelaskan, agar bisa masuk MURI, ada satu dari empat kriteria yang harus dipenuhi yakni “yang pertama kali”, “yang paling”, “yang unik”, dan “yang langka”.

Perang terhadap hoax-fitnah yang dilakukan Demokrat dan AHY masuk dalam kriteria “Yang Paling Banyak Pesertanya”. MURI memang mengasumsikan ada 5 hingga 10 ribu masyarakat yang menandatangani spanduk perang pada hoax-fitnah.

Saat ini Rekor Perang terhadap Hoax-Fitnah dipegang “Deklarasi anti-Hoax dan Fitnah” yang melibatkan 3 ribu peserta di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada 22 April 2017. Syarat pecahnya rekor tersebut, perang atas hoax-fitnah yang digagas Demokrat dan AHY harus ditandatangani sedikitnya 3.300 orang (minimal 10 persen lebih besar dari rekor sebelumnya).

“Bagi MURI, hoax dan fitnah sangat luar biasa merusak peradaban. Informasi yang tidak benar bisa menghancurkan tatanan masyarakat dan merusak masa depan seseorang. Wajar jika MURI mendukung sepenuhnya perang melawan kejahatan itu,” Ariyani menyampaikan dengan tegas.

Ariyani berpandangan, kita tidak bisa berharap masyarakat mampu memfilter dirinya sendiri. Sebab fitnah dan hoax yang disampaikan terus-menerus bisa membuat masyarakat percaya bahwa itu benar. Meski masyarakat akan semakin cerdas, tetapi perang pada hoax dan fitnah harus terus dilakukan. Lagipula penandatanganan spanduk ini adalah cara cerdas mendidik masyarakat agar semakin memahami bahwa hoax dan fitnah sangat merusak peradaban.

Ariyani dan Yuli sangat mengapresiasi langkah cerdas Demokrat dan AHY yang memilih memerangi hoax dan fitnah lewat cara-cara beradab. Sebagai misal, meski menjadi korban hoax dan fitnah yang bahkan teramat kasar, AHY tidak melakukan perlawanan emosionil. AHY yang masih muda menunjukkan kematangan tinggi. Ia melakukan perlawanan dahsyat tetapi sangat dewasa.

Hendrik Sitompul Terima Estapet Obor Indonesia Berlari 2045 dari AHY untuk Sumut

Kepri, GeoSiar – Wakil Bendahara DPD Propinsi Sumut Drs Hendrik H Sitompul terima Estapet Obor Indonesia Berlari 2045 dari Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) untuk Sumatera Utara (Sumut) , untuk dilanjutkan pada 28 April 2017 di Pinggiran Danau Toba serangkaian pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Demokrat Provinsi Sumut.

Penyerahan Estapet Obor Indonesia Berlari 2045 dari AHY kepada Wakil Bendahara DPD Demokrat Sumut Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM disaksikan Sekjen DPP Partai Demokrat DR Hinca IP Panjaitan, SH, MH ACCS, Ketua DPD Demokrat Kepri Apri Sujadi, Gubernur Kepri, Ketua-ketua DPD, DPC juga anggota fraksi dari seluruh Indonesia di hadapan lima puluh ribu massa, Minggu (23/4) di Lapangan City Walk Kijang-Bintan Kepri.

“Kami ingin Sumut siap dan tidak kalah dari daerah lain untuk melanjutkan estapet Indonesia Berlari 2045 karena pada saat itulah Indonesia berusia 100 tahun,” ujar AHY saat menyerahkan Obor Estapet tersebut.

Sekjen DPP Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, Indonesia Berlari 2045 dimulai dan dikukuhkan di Kijang-Bintan, Kepri. “Kita berlari supaya cepat sampai di tujuan dengan bersama-sama,” ujar Hinca.

Disebutkan Hinca, kalau ditanya apa kabar Indonesia, harus dijawab dengan ‘dasyat’. Bila ditanya apa kabar ‘ Indonesia Berlari 2045’, harus dijawab ‘ AHY’.

Sementara itu, pelantikan DPD Demokrat Kepri dipimpin langsung Sekjen DPP Demokrat Hinca Panjaitan.

Hendrik Sitompul yang juga Anggota DPRD Medan ini didampingi Anton Panggabean menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DPP Demokrat karena Sumut mendapat kepercayaan untuk meneruskan Obor Estaper Indonesia Berlari 2045. “Ini amanah, Obor ini akan kami serahkan kepada Ketua DPD Demokrat Sumut terpilih DR. JR Saragih,” ujarnya dengan semangat.

Acara ini dirangkaikan dengan kegiatan berlari sejauh dua kilometer dengan hadiah atau door price satu unit rumah, sepeda motor dan sepeda. Selain itu, para peserta lari dihibur artis Saskia Gotik, Nazar dan Ikke Nurzanah.(GS/red)