BGN Apresiasi SPPG Polda Riau, Menuju Standar Mutu Gizi Nasional

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan apresiasi terhadap langkah Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau) dalam menyelenggarakan program pemenuhan gizi melalui fasilitas   Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah mendekati standar mutu nasional. Dalam kunjungan dan pengawasan bersama, BGN mencatat bahwa Polda Riau telah menerapkan prosedur ketat mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan untuk program   Makan Bergizi Gratis (MBG).

SPPG yang dilaksanakan Polda Riau telah mengadopsi standar higienis dan keamanan pangan yang tinggi. Salah satu contoh, proses dari pemilihan bahan baku, memasak, pengepakan, sampai distribusi dilakukan sesuai protokol “food security” yang meliputi suhu minimal pengolahan, sterilisasi peralatan, hingga kendaraan tertutup untuk pengiriman makanan. Kepala BGN menyebut bahwa sesuai acuan mutunya, aspek seperti kebutuhan kalori, komposisi gizi, higienitas dan keamanan pangan telah terpenuhi secara signifikan.

Di sisi lain, Polda Riau melalui Kapolda Riau, Herry Heryawan, menyatakan bahwa inisiatif ini bukan hanya soal memproduksi makanan bergizi, tetapi juga mempertahankan standar kelayakan supaya penerima – terutama anak‑anak sekolah – merasa aman dan orang tua percaya. Ia menegaskan bahwa komitmen ini sejalan dengan visi “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah” yang menjadi tagline Polda Riau.

Namun demikian, tantangan masih terbuka. Meski mutu teknis telah diperkuat, cakupan unit SPPG di Riau masih dalam tahap pengembangan – sejumlah fasilitas masih menunggu verifikasi akhir dan operasional penuh. Polda Riau mencatat bahwa dari total 15 unit yang direncanakan, beberapa sudah beroperasi sementara lainnya menunggu penyelesaian administratif. BGN juga mengingatkan pentingnya pengawasan berkelanjutan agar standar ini tidak hanya saat awal operasional tetapi konsisten jangka panjang.

Dengan langkah ini, kolaborasi lintas instansi antara BGN, Polda Riau, dan lembaga pendidikan menjadi fondasi yang semakin kuat untuk memperbaiki kualitas gizi di daerah. Upaya‑upaya seperti ini diyakini memiliki dampak langsung pada kesehatan anak dan generasi muda – yang pada gilirannya akan menentukan daya saing bangsa ke depan.

Ketum PB Pertacami Apresiasi Atlet Muda Indonesia atas Prestasi di Asian Youth Games 2025

Jakarta — Cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia mencatat tonggak penting di ajang Asian Youth Games 2025. Ketua Umum PB Pertacami, Tommy Paulus Hermawan, menyampaikan penghargaan tinggi kepada atlet-atlet muda binaannya yang berhasil mengharumkan nama bangsa melalui prestasi di level Asia.

Menurut Hermawan, meski persaingan sangat ketat dan lawan datang dari negara dengan tradisi kuat MMA, ketangguhan dan tekad para atlet Indonesia tidak kalah. Hasil yang diraih bukan semata angka medali, namun juga bukti bahwa program pembinaan jangka panjang yang dilakukan oleh Pertacami mulai menunjukkan hasil.

Hermawan menekankan bahwa pencapaian di ajang tersebut — baik dalam kategori classic maupun modern MMA — mencerminkan keberhasilan strategi pembinaan yang telah dimulai sejak pertengahan tahun. Ia menambahkan bahwa struktur persiapan, mulai dari latihan fisik, taktik, hingga mental juang, dibuat agar atlet muda mampu tampil dalam kondisi kompetisi internasional tanpa rasa gentar.

“Tentu kami bangga, tapi ini juga menjadi pengingat bahwa perjalanan masih panjang,” ujar Hermawan. Ia mengajak atlet-atlet muda lainnya serta pelatih untuk tetap rendah hati dan fokus. Menurutnya, kemenangan hari ini bukan akhir, melainkan batu loncatan menuju event yang lebih besar seperti Olimpiade Remaja dan multi event Asia di masa depan.

Di sisi lain, Hermawan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak pendukung — mulai dari pemerintah, sponsor, pelatih, hingga lembaga pendidikan yang bekerja sama dalam program pelatnas MMA. Ia menilai bahwa sinergi ini sangat penting agar potensi muda Indonesia di MMA tidak hanya terbatas pada prestasi sporadik, tetapi bisa menghasilkan keberlanjutan dan konsistensi.

Dengan bekal hasil di Asian Youth Games 2025, PB Pertacami kini berfokus mempersiapkan generasi atlet berikutnya dengan target yang lebih ambisius — yaitu menjaga dan meningkatkan prestasi, serta memastikan bahwa MMA Indonesia bisa bersaing secara kompetitif di tingkat Asia dan dunia.

Timnas U22 Indonesia Siap Tampil di FIFA Matchday November, Indra Sjafri Apresiasi Kesempatan

JAKARTA – Tim Nasional U22 Indonesia akan kembali tampil di ajang FIFA Matchday pada November mendatang. Pelatih Indra Sjafri menyambut positif kesempatan ini sebagai momentum penting untuk mengukur kesiapan tim muda Garuda dalam menghadapi kompetisi internasional.

Indra Sjafri menilai bahwa partisipasi dalam FIFA Matchday memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda Indonesia. “Ini adalah kesempatan emas bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding mereka di level internasional,” ujar Indra.

Meskipun lawan yang akan dihadapi belum diumumkan, Indra optimistis bahwa laga ini akan menjadi ajang evaluasi yang baik bagi tim. “Kami berharap dapat memaksimalkan laga ini untuk persiapan menuju turnamen-turnamen besar mendatang,” tambahnya.

Para pemain juga menunjukkan antusiasme tinggi menyambut laga internasional ini. “Kami siap memberikan yang terbaik dan belajar dari setiap pertandingan,” kata salah satu pemain inti Timnas U22.

Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, Timnas U22 Indonesia berharap dapat tampil maksimal dan meraih hasil positif di ajang FIFA Matchday November mendatang.

Kemenbud Apresiasi Pegiat Budaya di Momentum Satu Tahun Pemerintahan Prabowo

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan menyelenggarakan Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) Tahun 2025 Tahap II dengan tema “Merawat Harmoni Budaya, Menginspirasi Dunia”. Acara ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan capaian satu tahun program dan kinerja Kemenbud.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang luar biasa dari para individu, komunitas, dan lembaga yang telah mendedikasikan diri dalam upaya pemajuan kebudayaan. Beliau menekankan bahwa Anugerah ini merupakan bentuk pengakuan negara atas kerja-kerja konsisten dan inovasi yang sering lahir jauh dari sorotan publik, tetapi berdampak bagi masyarakat.

AKI hadir sebagai wujud upaya nyata pemerintah dalam melestarikan dan merayakan kerja nyata pemajuan kebudayaan. Melalui penghargaan ini, Kemenbud berharap dapat mendorong semangat para pegiat budaya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam memperkaya khazanah budaya Indonesia.

Semangat Juang Atlet Jember Dapat Sorotan dan Apresiasi Pemkab

Pemkab Jember memberikan penghargaan dan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial Jember yang telah berjuang pada ajang Porprov Jatim IX 2025. Meskipun target peringkat 10 besar belum tercapai, perjuangan tim kabupaten ini dinilai luar biasa.

Bupati Muhammad Fawait menegaskan bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari rangking akhir, tetapi dari semangat, disiplin, dan perjuangan yang ditunjukkan para atlet. “Walaupun Porprov kemarin kita belum masuk sepuluh besar, tapi perjuangan para atlet luar biasa,” ujarnya.

Dalam kesempatan penyerahan penghargaan tersebut, Pemkab menyiapkan bonus yang dianggap terbesar di Jawa Timur untuk kategori atlet berprestasi: medali emas mendapatkan Rp 50 juta ditambah beasiswa pendidikan, medali perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp 10 juta.

Fawait juga menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar memberikan bonus materi, tetapi sebagai bagian dari visi “Jember Baru, Jember Maju” yang menyertakan pembinaan olahraga sebagai pilar pengembangan daerah. Atlet‑atlet menjadi “wajah” dari semangat tersebut.

Ke depan, pemerintah daerah juga menyatakan akan memperkuat ekosistem olahraga melalui fasilitas penunjang dan program rutin seperti senam dan jalan sehat massal di kawasan Jember Sport Garden (JSG), yang terbuka untuk ASN, PPPK, dan masyarakat umum. Hal ini diharapkan membudayakan hidup sehat sekaligus mencetak bibit atlet masa depan.

Dengan langkah‑langkah tersebut, Pemkab Jember berharap bahwa atlet‑atlet Jember tidak hanya berhenti di ajang provinsi, tetapi terus berproses menuju tingkat nasional atau bahkan internasional. “Kita ingin melahirkan atlet unggul yang membawa nama Jember,” kata Fawait.

Walaupun capaian medali kontingen Jember saat ini belum memenuhi target memasuki 10 besar, semangat, motivasi, dan dukungan nyata dari pemerintah daerah menjadi modal utama untuk pembenahan menuju kuartal berikutnya.

Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Projo Apresiasi Progres Program MBG dan Sekolah Rakyat

🗓️ Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Projo Soroti Progres MBG dan Sekolah Rakyat

Pada 20 Oktober 2025, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap berusia satu tahun. Menyambut momen tersebut, relawan Projo menilai sejumlah program unggulan pemerintah telah menunjukkan progres signifikan.

🍽️ Makan Bergizi Gratis (MBG): Perbaikan dan Penyempurnaan

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyampaikan bahwa program MBG terus berjalan dengan perbaikan signifikan. Pemerintah telah melakukan perbaikan tata kelola serta penyesuaian sasaran agar bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang sangat membutuhkan .

🎓 Sekolah Rakyat: Akses Pendidikan untuk Semua

Program Sekolah Rakyat juga dinilai berguna untuk memutus mata rantai kemiskinan dengan memberikan akses pendidikan kepada masyarakat. Projo menekankan pentingnya program ini dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di seluruh Indonesia .

💪 Komitmen Pemerintah dalam Menghadapi Tantangan

Budi Arie menegaskan bahwa meskipun dihadapkan pada tantangan geopolitik global, pemerintahan Prabowo-Gibran tetap berkomitmen untuk berjuang demi kepentingan rakyat. Projo berharap program-program ini terus berlanjut dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat .