MKD DPR Jadwalkan Sidang Etik Lima Anggota Nonaktif Pekan Depan
Jakarta — MKD DPR RI mengumumkan bahwa mereka akan memulai sidang etik terhadap lima legislator nonaktif dari berbagai fraksi pada pekan depan. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Ketua MKD, Nazaruddin Dek Gam, usai rapat verifikasi di kawasan Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Dek Gam menerangkan bahwa dalam tahap awal telah dilakukan verifikasi terhadap laporan etika dan undangan belum dikirimkan ke para teradu. “Minggu depan ya, nanti kita kabarin, tenang aja. Kita rapim dulu, yang penting lanjut sidangnya, jadwalnya akan kita atur,” katanya.
Kelima anggota DPR yang akan diperiksa yakni:
- Ahmad Sahroni (Fraksi NasDem)
- Nafa Urbach (Fraksi NasDem)
- Adies Kadir (Fraksi Golkar)
- Uya Kuya (Fraksi PAN)
- Eko Patrio (Fraksi PAN)
Meski tanggal pasti sidang belum ditetapkan, MKD menegaskan komitmennya untuk segera memproses perkara tersebut agar proses etik yang tengah berjalan tidak mengalami penundaan. Dek Gam menjelaskan bahwa undangan formal masih dalam proses penyusunan.
Sidang etik ini menjadi perhatian publik karena melibatkan sejumlah anggota DPR yang sedang dinonaktifkan oleh partai masing‑masing sebagai respons terhadap sorotan publik. Proses ini pun dipandang sebagai uji untuk mekanisme penegakan etik internal di lembaga legislatif agar transparansi dan akuntabilitas dapat dipertahankan.

