Menkes Budi Sadikin Ingatkan Bahaya Mikroplastik dalam Air Hujan

Jakarta, 28 Oktober 2025 – Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan masyarakat akan potensi bahaya mikroplastik yang dapat terpapar melalui air hujan. Fenomena ini muncul akibat tingginya tingkat polusi plastik di udara yang kemudian jatuh bersama hujan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Menkes Budi menjelaskan bahwa mikroplastik berukuran sangat kecil dan dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pernapasan atau pencernaan. Paparan jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, termasuk stres oksidatif dan peradangan.

Untuk mengurangi risiko paparan mikroplastik dari air hujan, Menkes Budi menyarankan beberapa langkah praktis:

  1. Hindari Mengonsumsi Air Hujan Langsung
    Meskipun air hujan tampak bersih, sebaiknya tidak langsung dikonsumsi tanpa proses penyaringan yang memadai.
  2. Gunakan Penampung Air yang Tertutup
    Jika ingin menampung air hujan untuk keperluan tertentu, pastikan wadahnya tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dari debu dan partikel mikroplastik.
  3. Pasang Sistem Filtrasi pada Alat Penampung Air
    Memasang filter pada sistem penampungan air hujan dapat membantu mengurangi partikel mikroplastik dan kontaminan lainnya.
  4. Perhatikan Sumber Air Hujan
    Hindari menampung air hujan di area yang dekat dengan sumber polusi, seperti jalan raya atau tempat pembuangan sampah.

Selain itu, Menkes Budi juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu memutus rantai polusi mikroplastik dan melindungi kesehatan masyarakat.