Kapolri Ajak Mahasiswa IMM Dukung Program Pemerintah di Penutupan Tanwir XXXIII
Dalam penutupan Tanwir XXXIII IMM yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Kota Malang, Kepolisian Republik Indonesia melalui Listyo Sigit Prabowo selaku Kepala Kepolisian Negara RI menekankan peran aktif generasi mahasiswa dalam mendukung agenda pemerintah.
Listyo Sigit mengajak para kader IMM untuk tidak hanya menjadi pengamat atau peserta pasif dalam dinamika sosial, tetapi bertindak sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan program nasional. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan institusi negara untuk memperkuat pelaksanaan kebijakan publik dan pencapaian target pembangunan.
“Mahasiswa bukan hanya aktor di kampus, tetapi juga penggerak perubahan di Masyarakat,” ujar Listyo Sigit. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif kaum muda sangat dibutuhkan agar program‑program seperti percepatan pembangunan SDM, pengembangan ekonomi lokal, hingga transformasi digital dapat berjalan efektif dan menyentuh akar masyarakat.
Lebih jauh, dia mengingatkan bahwa peran mahasiswa juga perlu diarahkan untuk menjaga persatuan, menghindari polarisasi dan disrupsi sosial yang bisa menghambat kemajuan nasional. Melalui forum IMM ini, mahasiswa diharapkan bisa mengembangkan gagasan, membangun jaringan lintas wilayah, dan menjembatani aspirasi pemuda dengan kebijakan pemerintah.
Penutupan forum ini menjadi momentum bagi IMM untuk memperkuat komitmen organisasi dalam mendukung “energi kolektif untuk negeri”, sekaligus membangun generator kader yang siap menjawab tantangan era bonus demografi dan revolusi industri 4.0.

