Prabowo Minta Kapolri Fokus Berantas Narkoba, Penyelundupan, dan Judi Online

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto secara terbuka menginstruksikan tiga langkah utama kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo guna memperkuat pemberantasan kejahatan yang dianggap mengancam stabilitas sosial dan ekonomi nasional: yakni penanganan narkoba, penyelundupan, serta perjudian daring atau online (“judol”).

Dalam arahannya, Presiden ingin agar Polri tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memperkuat sistem intelijen, pemblokiran aset, dan kerjasama antarlembaga. Fokus utama pertama adalah penangkapan jaringan besar narkoba, yang menurut Presiden telah menunjukkan kapasitas merusak bagi generasi muda dan menciptakan arus keuangan ilegal. Fokus kedua, yaitu penyelundupan barang atau orang melalui pintu masuk negeri, yang dianggap sebagai celah besar bagi kejahatan transnasional dan kebocoran keuangan negara. Dan fokus ketiga, yaitu perjudian daring yang marak merasuki masyarakat bawah dan bahkan anak‑anak, di mana Presiden menekankan bahwa tidak boleh ada toleransi atau pembekingan dari aparat.

Salah satu poin sorotan adalah bahwa langkah‑langkah itu harus dilaksanakan secara simultan: penegakan hukum tegas, kerja intelijen yang cepat dan tepat, serta kerja sama antar institusi pemerintah. Presiden juga menegaskan bahwa semua pihak di tubuh penegak hukum harus berani mengambil tindakan, tanpa ragu apalagi kompromi. Sebagai hasilnya, jajaran Polri pun telah melaporkan pembentukan desk khusus untuk menindak judi online dan penyelundupan sebagai bagian dari komitmen tersebut.

Langkah ini menandai bahwa pemberantasan kejahatan besar merupakan salah satu prioritas strategis pemerintah — bukan hanya sebagai aksi simbolis, namun sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional dan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *